Rabu, 05 Oktober 2016

    Review Buku “Wonderful Life” Hidup adalah perjuangan




    Judul Buku: Wonderful Life
    Penulis: Amalia Prabowo
    Penerbit: POP 
    Tahun Terbit: 2015 
    Jumlah Halaman: viii + 169 Halaman 
    ISBN:978-979-91-0854-8



               Keluarga ialah hal paling berharga dalam hidup. Begitu pula dengan Amalia Prabowo, ia hidup dengan keluarga yang bahagia. Pendidikan merupakan hal terpenting dalam keluarga, hidup dalam keluarga yang disiplin dan tegas, hingga ia pun harus sekolah di swasta karena dianggap swasta adalah sekolah terbaik dan disiplin, beda dengan negeri.

    “Sebagai orang tua, Bapak tidak akan mewariskan harta untuk kalian. Yang kuwariskan adalah pendidikan dan pengetahuan yang baik, Bapak yakin dengan bekal itu kalian akan menggegam dunia.”
              Itu ialah wejangan yang selalu diingat Amalia Prabowo.





    “KEMALASAN ITU
    PENYAKIT
    YANG PALING
    BERBAHAYA.
    JANGAN PERNAH PENYAKIT MALAS
    HINGGAP PADA DIRIMU!
    IA AKAN MENINDASMU
    DUNIAMU AKAN RUNTUH,
    MASA DEPANMU AKAN GELAP!”
          




             Namun ketika ia hendak memasuki jenjang yang lebih tinggi, ia lebih memilih masuk SMA Negeri dikarenakan ia ingin mengambil salah satu jurusan di universitas ternama nantinya, dan bertekad bulat untuk mendapatkan jalur pmdk. Bersihkukuh mendapatkannya dan disiplin belajar karena ia hendak membuktikan pada Bapaknya kalau ia bisa meraih yang ia inginkan saat itu.

            Setelah melewati masa- masa SMA yang indah, ia mendapatkan tiket pmdk dan benar saja ia berhasil masuk universitas ternama di Yogyakarta. Namun, setelah ia bersekolah di universitas tersebut, tak lama ia merantau dan pergi ke Jakarta dan telah menikah dengan pujaan hatinya.

           Di Jakarta kota metropolitan ternyata susah mencari pekerjaan, meskipun ia memiliki ijazah S1. Ia hanya diterima sebagai resepsionis disalah satu perusahaan, sebuah pekerjaan yang tidak pas untuk seorang yang berijazah S1. Resepsionis hanyalah setingkat diatas office boy.

          Perjuangannya di Jakarta tak hanya sampai disitu, ia harus menerima kenyataan kalau ia tidak juga memiliki anak. Tapi keluarga suaminya menuntut untuk Amalia segera memiliki anak. Akhirnya ia harus merelakan suaminya pergi darinya dan menikah dengan wanita lain. Sungguh keadaan terpuruk dimana yang ia rasakan saat ini.

         Perjuangan ia tak runtuh hanya dengan cobaannya saat itu, namun ia terus bangkit dan bangkit, hingga ia bisa menyandang sebagai CEO di perusahaan advertising multi nasional. Ia merupakan CEO wanita pertama saat itu. Jabatan yang akhirnya ia banggakan, namun kehidupannya tak lengkap. Banyak ruang hitam yang menghinggap padanya.

        Hari silih berganti dan ia masih sendiri, hingga akhirnya ia menikah dengan lelaki yang ia kenal. Mereka bisa berbagi kasih kisah berdua, kini Amalia memiliki teman berbagi ceritanya dirumah.

        Berbeda kepercayaan membuat ia harus berpisah dengan suaminya, beberapa tahun menikah ia sudah memiliki dua orang anak laki- laki bernama Aqil dan Satria.

        Kepercayaan membuat mereka harus berpisah. Kali ini ia merasa jatuh dalam jurang yang sangat dalam, karena disaat ia sudah bereada dalam kebahagiaan, separuh jiwanya harus pergi begitu saja. Ia hidup bersama dua anaknya.

        Ia yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, sampai- sampai lupa memperhatikan anak selungnya. Baru saat ada panggilan dari sekolah, bahwa anaknya Aqil memiliki keanehan yaitu sulit untuk membaca, menulis, dan menghitung. Namun ia tak menanggapi itu terlalu jauh. Ia hanya pikir bahwa Aqil hanya malas saja untuk belajar membaca, menulis, dan menghitung.

        Namun setelah ia melihat langsung, ternyata tidak sampai disitu. Ini masalah serius. Ia membawa Aqil ke psikiater. Dan ternayata Aqil mengidap disleksia.

    “Dengan berat hati, Bu setelah melalui
    berbagai tes dan pemeriksaan, saya
    harus menyampaikan bahwa
    Aqil suspek disleksia.
    Ia mengalami gangguan yang signifikan
    Dalam membaca, menulis, dan berhitung.”



           Tak mau menyerah begitu saja, ia berusaha masuk dalam dunia Aqil dan mencoba menerima Aqil dengan ikhlas. Karena Aqil ialah titipan Yang Maha Kuasa yang harus ia rawat dengan baik.

           Ketika ia mulai mencoba masuk dalam dunia Aqil, ia melihat sesuatu yang selalu anaknya buat. Yakni gambar, ya Aqil sering sekali menggambar dalam kertasnya ketika ia disuruh belajar. Dari situ ia bisa mengetahui bakat anaknya.

          Dari situlah ia mulai senang dan tahu kini itulah bakat Aqil yang bisa dikembangkan. Mereka juga sering jalan kea lam terbuka agar Aqil bisa merasakan sejuknya udara diluar. Dan Aqil juga bisa menggambarkan hal- hal yang ia rasakan melalui gambar. Sangat menarik.

         Hingga Aqil dan Ibu nya membuat sebuah pameran kecil dihutan terbuka yang tak jauh dari Jakarta. Tak disangka antusias banyak orang pada Aqil. Beberapa majalah memuat kegiatannya saat itu.

         Bangga dan tak habis disangka bahwa anaknya bisa memiliki bakat yang begitu hebat. Dengan haling rintang akhirnya bisa mengetahui bakat anaknya. Kini Aqil bisa jadi dirinya sendiri melalui seni yang ia goreskan.
         Dari cerita dalam buku ini, perjuangan Mbak Amalia sungguh membuat saya terharu dan bersemangat menjalani hari- hari. Sungguh bangga sekali dengan Aqil yang bisa mengetahui bakat terpendamnya dan mempublishnya pada orang banyak.

        Sungguh haru namun berakhir bahagia kisahnya. Dalam hal ini Aqil menginspirasi banyak orang, suatu kelebihan yang ia punya dengan umurnya yang masih muda.Aqil layaknya malaikat titipan Tuhan yang membuat hari- hari Mbak Amalia menjadi lebih indah dan penuh warna.

        Terimakasih atas kisah yang diterbitkan ini, nyata sekali pesan kehidupan yang didapat dan sangat ditunggu sekali penayangannya dibioskop nanti. Semoga antusias ini menular pada yang lain dan pesannya bisa tersampaikan dengan begitu indahnya.

        Karena haling rintang apapun yang kita lewati pasti aka nada akhir yang bahagia, jika kita tidak malas dan mau bangkit dari kehidupan buruk. Memulai suatu yang baru juga adalah bukti nyata bahwa sesungguhnya masa depan yang cerah itu ada.



    Review ini diperuntukkan untuk #WLReadingChallenge.


    Mohon maaf bisa ada yang kurang jelas, ini hanya review dan antusias saya pada buku ini.
    Semoga bisa menjadikan pembaca juga ingin membaca buku ini dan menginspirasi.

    -Salam bahagia dan perjuangan-

    Selasa, 22 Desember 2015

    Dahsyatnya Guncangan OPPO R7s

    Hallo desember..

    Tidak terasa sudah dipenghujung tahun 2015 ya.

    Ada kabar baik loh teman- teman..

    Kira- kira apa ya?


    Ini dia....


    .
    .
    .
    .
    .
    .

    Baru- baru ini dihebohkan dengan luncuran terbaru dari OPPO, yaitu OPPO R7s. Dengan menggandeng Isyana Sarasvati sebagai brand  ambassador, kini OPPO mulai disukai banyak kalangan. Mulai dari kecanggihannya, kekiniannya, ketipisannya, dan juga harganya yang cukup untuk kantong masyarakat Indonesia. Bukan kali pertamanya juga OPPO menginjakkan kaki di Indonesia, ini ialah kesekian kalinya luncuran smartphone canggih yang tidak kalah dengan brand asing yang sudah membuming. Melalui iklan diberbagai media sudah terlihat bahwa OPPO R7s dengan konsep anak muda kekinian yang tak terpisahkan oleh berbagai foto yang ditangkapnya (bisa disebut selfie).







    OPPO menyajikan R7s ini melainkan untuk membuka mata khalayak untuk memilih brand terbaik dari yang terbaik dan juga dapat memuaskan diri para pengguna smartphone dengan fitur canggihnya.

    Sebelumnya OPPO R7 Plus, kini layarnya OPPO R7s lebih ideal sehingga nyaman untuk digunakan, yakni dengan mungusung layar Amoled berukuran 5,5 inci. Dan juga dipacu dengan spesifikasi yang tinggi digawangi RAM sebesar 4GB.
    Dengan mengusung RAM 4GB ini merupakan suatu kabar gembira karena merupakan penantian selama ini dan R7s merupakan HP Android pertama yang mengusung RAM 4GB, yang terasa sangat lebih special disbanding seri sebelumnya. Selain itu, Smartphone ini juga menawarkan kamera berkualitas tinggi dengan autofocus super super cepat yang mampu membidik focus dalam hitungan kurang dari 1 detik. Hebat bukan? Selain itu, kemampuan autofocus super cepat ini pada Hp Android Oppo R7s juga dioptimalkan dengan kamera yang sangat beresolusi tinggi yang dipasangakan pada bagian belakang dan depan.



    Spesifikasi Oppo R7s



    Berat : 155 gr

    Tinggi : 151,8 mm

    Lebar : 75,4 mm

    Ketebalan : 6,95 mm

    Ukuran : 151,8 x 75,4 x 7 mm

    Kartu sim : Dual SIM

    Tipe layar : AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors

    Ukuran layar : 5,5 inchies, 1080 x 1920 pixels (~401 ppi pixel density) + Corning gorilla glass 3

    Resolusi : FHD (1920 by 1080 pixels)

    Warna : 16 juta warna

    Layar Sentuh : Mendukung penggunaan sarung tangan dan sentuhan layar basah

    Memori: 32 GB (didukung kartu microSD)

    Baterai : Baterai 3070 mAh Li-Po

    RAM : 4 GB

    GPU: Adreno 405

    Prosesor : Qualcomm MSM8939 Octa-core

    Sistem Operasi : ColorOS 2.1 , Android 5.1

    Warna : Gold, rose gold

    Kamera Depan : 8 MP

    Kamera Belakang : 13 MP

    Flash : (tersedia)

    Aperture (Rear/Sec) : Rear: f/2.2 Sec:/f2.4

    Fitur Lain : 720p/1080p

    GPS : (tersedia)

    Frekuensi : GSM 850/900/1800/900MHz
                    WCDMA 850/900/1900/2100MHz
                    LTE Bands 1/3/3/7/8/20/TD-40

    Bluetooth : 4.0

    Wifi : 802.11 a/b/g/n/ac

    Sensor : Sensor jarak, sensor cahaya, G-sensor, E-compass

    Fitur Andalan : VOOC Flash Charging, Color OS 2.1





    Terlihat dengan spesifikasinya, OPPO R7s membuat penasaran karena faktanya hamper sama dengan Android yang sedang buming sekarang ini dan OPPO R7s dilengkapi body full metak yang tampak terlihat premium dan elegal. Untuk mengoptimalkan tampilannya, Oppo mendesainnya dengan body sangat tipis dan memiliki berat cukup ringan. Dengan dimensi keseluruhannya memiliki rasio 151,8 x 75,4 x 7 mm dan berat sekitar 155 gram.


    Selanjutnya spesifikasi Oppo R7s pada bagian layarnya telah dibekali layar berpanel Amoled Display yang dibentangkan seluas 5,5 inci. Dengan kualitas layar yang cukup fantastis, karena dilengkapi panel layar 2,5 arc edge screen yang membuatnya memiliki bezel layar sangat tipis, yaitu dengan ketebalan 2,2 mm. Selain itu layar terluar R7s juga dilindungi lapisan anti gores bertipe Gorilla Glass 3.


    Perpaduan yang ditampilan antara body full metal dengan layar legkung berteknologi 2,5D membuat Oppo R7s tampil lebih menarik dari smartphone lainnya. Karena dengan spesifikasi fiturnya yang menggiurkan pantas saja jika harganya diatas 5 juta, bukan? Untuk sector grafis, dipercayakan pada GPU Adreno 405 yang mampu menghasilkan kinerja gaming halus dan kemampuan multitasking lebih mulus. Kemudian diperkuat lagi dengan media penyimpanan sebesar 32GB yang bisa juga ditambah lagi memakai kartu microSD hingga 128GB. Keren bukan?
    Lalu pada sector software, sudah disediakan sitem operasi Android Lollipop 5.1 dengan balutan antarmuka ColorOS 2.1 yang  mampu lebih cepat berlari dan lebih mulus untuk pindah satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Menariknya, ColorOS 2.1 juga menyajikan tampilan antarmuka lebih cantik yang dapat diatur sendiri icon aplikasi secara otomatis. Siap juga dengan fotur tema yang cantik dengan tampilan user interface icon dan lock screen jika pengguna bosan.





    Oppo R7s juga dengan konektivitas yang tinggi, bisa diandalkan dengan wifi dan jaringan 3G serta 4G LTE yang mampu berlari dengan kecepatan 150 mbps.
    Kemudian dari sector kamera, Oppo juga memiliki kemampuan menghasilkan gambar yang menakjubkan, dan memiliki warna lebih natural dibandingkan smartphone lain. Teknologi terbaru yang membawa kamera depan 13 MP dan kamera depan 8 MP dengan dilengkapi flash.
    Fitur pengisian Oppo juga sangat cepat VOOC Flash Charge yang dipadukan dengan baterai Li-Po berdaya 3070 mAh. Walau dengan kapasitas yang besar, tak perlu lagi pengguna berlama- lama mengisi baterai karena daya baterai dari nol sampai 75 persen hanya dalam waktu 30 menit. Selain itu juga samrtphone ini 5 menit menghasilkan waktu bicara sampai 2 jam lamanya. Menakjubkan bukan?


    Dengan dipasarkannya Oppo R7s bulan November lalu, siapa yang tidak tertarik bukan? Nah dengan begitu tahun baru kali ini dapat diabadikan dengan indah dan cepat. Karena OPPO R7s samrtphone masa kini yang tiada tandingannya!



    Belum percaya? Cek di http://www.oppo.com/id/smartphone-r7s 





    Apalagi alasan yang memperkuat untuk mendapatkan smartphone canggih seperti OPPO R7s?






    1.        1. Fitur yang sudah canggih, bisa dimanjakan dengan berbagai kelebihannya.

    2.        2. Mengikuti trend yang ada, tak kalah saing dengan brand lainnya. Dan desain tipisnya sudah mencakup kekiniannya anak muda zaman sekarang banget.

    3.       3.  Bebas mengekspresikan foto dengan berbagai gaya dimanapun berada dan tidak takut lagi gambarnya buram, jelek, ataupun gelap.

    4.       4.  Kecepatannya dalam koneksi internet, dapat membantu dalam berbagai tugas namun tetap dengan gaya kekinian anak muda yang tidak lepas dari smartphone yang cantik dan canggih.

    5.        5. Banyak kelebihan Oppo punya yang banyak diinginkan pengguna, karena Oppo R7s sudah merealisasikan  keinginan menggunakan smartphone tanpa harus memiliki beda beda smartphone lebih dari satu.

    6.       6.  Diperkuat lagi dengan tampilan warnanya yang tidak buram yakni cantik dengan 6 juta warna.

    7.      7.   Layar touchscrennya yang tidak kalah saing dengan lainnya membuat pengguna ingin berlama- lama menggunakannya dan juga kecanggihan untuk pengisian baterai VOOC Flash Charging punya.


    CANGGIHNYA OOPO R7S SIAPA BERANI KALAHIN?


    Yuk segera miliki Oppo R7s untuk menunjang kecanggihan kehidupan anda!

    Kamis, 30 Oktober 2014

    Keseruan GENFAIR 2014



    Tepat banget nih sobat Gen di hari sabtu, 18 Oktober 2014 aku sama temen- temen udah niatan banget buat datang nih ke acara GENFAIR, meski ya awalnya kan kita tahu harga tiket ini ya cukup banget menguras kantong maklumlah kan masih pelajar, jalan sana sini aja nekat hehe. Aku pas seminggu sebelum acara udah  klopan sama putri buat ikutan kuis genfm biar ngurangin dikit beban tiket. Ditunggu- tunggulah kuis, pertama ada dari @WarungPasta. Berhubung banget ya sama aku  kelas 11 dengan kurikulum baru gak sempet banget buat spaming terus stalking banyak, jadi ikut kuis di hari akhir gitu sekitar hari selasa/ rabu . paling banget ya Cuma kirim 11 tweets*gak spaming bangetlah*. Yaudah aku sih pasrah aja mau dapet tiket apa gak, soalnya kan uang udah tiris banget. Kalo dapet ya dating kalo gak yaudah streaming aja. Lah tiba- tiba pas hari rabu siang disekolah lagi cek RU ada dpnya Putri dia dapet tiket dari warpas, lah kan seneng ya kalo dia dapet berarti kemungkinan aku dating, soalnya dia ajak aku. Tapi gak asik banegt kalo cumin berdua, nah aku juga iseng cek mentions, lah lah taunya aku juga dapet 2. Yes banget sumpah gak nyangka huahaha. Langsung isi form pemenangnya terus aku nitipin ambil tiket sama Putri, ya berhubung masih sibuk dan terus pulang sore jadi gak sempet buat ambil tiket ke Kemang. Heboh banget dah ini, aku dapet 2 tiket begitu juga Putri. Fixnya Putri ajak Intan, aku ajak Chika. Tapi Chika belom dapet izin gitu dari ortunya dengan masalah tertentu, ya sebenarnya sih aku juga belom dapet izin sampe besok paginya dihari sabtu, tapi yaudah nekatin aja, lah kapan lagi kan bisa keacara besar gini mana gratis pula bisa lihat yang ganteng- ganteng gitu wkwk *TheOvertunes*.
    Apa yang dilakukan? Aku ribet cari info sana sini buat ke Tennis Indoor Senayan tuh naik apa aja. Ribet sungguh, kita gaada yang tahu soalnya arah kesana. Sebenernya sih masih digantungin banget sama izin buat berangkat. Tapi berhubung udah bullet banget tekadnya jadi cus datang. Kita janjian ditempat biasa kalo mau gigs, mana sebelum berangkat aku meski kebingungan cari tiket buat Sareta yang mau ikut mendadak, beruntung aja ada yang titip ambil tiket juga sama Putri jadi bisa dipake. Lumayan ngaret 1jam lah dari jadwal, udah takut banget telat sampe sana. Dan kita mesti naik kereta baru ntar nyambung lagi naik kopaja, itu aja belum tau tempatnya mesti harus jalan dari fx sudirman kedalemnya.
    Kita udah kumpul semua nih ditempat biasa, tapi angkotnya gak muncul- muncul giliran muncul penuh, yaudahlah nekat masuk  aja daripada kesiangan. Oia sebelumnya tuh ada tukang metromini yang nawarin naik trus ntar nyambung lagi dari kp. Melayu gitu tapi aku gak percaya jadi yang lain tergantung aku gitu. Nah kita turun pas banget tuh depan stasiun jadi langsung banget beli tiket, nah lucunya ya ini pertama kalinya Putri, Intan, Chika, dan Sareta naik kereta jadi pas masuk dipintunya pake tiket ribet gak ngerti gitu, aku udah jalan duluan tahunya malah aku doang yang lulus duluan masuk pake tiket, aduh malu banget deh sama diomelin satpam haha. Udah gitu masih nanya lagi tempat naik arah sudirman dimana wkwk, maklumlah aku juga belom spenuhnya hafal jalur kereta. Kan ada tuh kereta ya, tapi penuh banget Cuma Putri doang sama Intan yang masuk, alhasil dia keluar lagi dan kita liatin jam aja udah siang banget. Jadi diputuskan untuk kereta selanjutnya kita naik aja mau rame apa gak wkwk. Pas didalem kereta masih pada bingung aja jalurnya, ntar kita turun dimana rin? Jalur kita merah apa kuning? Kok belok sih? Haha lucu terkadang, aku juga takut nyasar. Aku bilang aja berarti kita transit tuh dimanggarai, baru ke sudirman. Oke deh pas udah di manggarai kita bingung lagi arah tujuan kita yang mana, lari lari pas kereta udah mau deket Tanya satpam berasa anak ilang banget gitu. Lumayanlah pas kereta kali ini kita senggang jadi gak engap. Dari manggarai Cuma beda 3 stasiun aja jadi cepet. Pas udah sampe pad bilang kok deket sih rin? Salah gak nih? Kocak banget dah. Trus ya pas keluar kan mesti pake kartu lagi tuh, eh bilang lagi yah rin masa keluar mesti pake kartu juga sih, ribet banget wkwk. Tapi yang ini mereka lancer, ya kemungkinan sih udah belajar dari pengalaman pas berangkat tadi.
    Dari tempat itu kita pede aja turun kebawah dan ada di Jl. Blora, tapi kita gak nemuin yang namanya Kopaja sama sekali, disitu cuma ada taxi taxi dan mobil pribadi atau bajaj. Bingung panic udah jam setengah 1. Aku telepon salah satu tunist aja, tahunya kita salah harusnya jalur yang keatas. Yaudah deh mesti naik lagi dan pada panic kalo keatas mesti beli tiket lagi, haha lucu deh. Pas gitu kita lari- lari liat kopaja biar gak telat dan beruntung bisa dapet tempat duduk dan kita masih clingak clinguk turun dimana, nah pas itu kan udah lewat fx sudirman ya, karena aku gakliat jadi kita turun jauh dari fx jadi ya lumayan bangetlah jalan di siang hari dari situ kedalem tennis indoor senayan yang masih diragukan tempatnya. Kita cma ikutin papan iklan GENFAIR yang ada sampe arahnya itu berenti baru nanya satpam. Beruntung juga aku bawa bekal sama minum jadi makan sambil jalan, muka letih lesuh gitu demi ketemu TheOvertunes juga nih.
    Kita sampe nih sekarang di tempat GENFAIR, masih diparkiran depan sih terus Putri liat ada mobil TheOvertunes, lantas aja kita pada lari lari. Apalagi Sareta dia niat banget sampe pas dia liat aku bilang rin lu aja deh yang duluan lari, ntar kan kalo salah gue malu. Intan bilang paling cuma alat doang deh mana mungkin jam segini mereka baru datang, chika bilanf\g oia tadi kan mikha ngetweet lagi check sound masa iya sekarang baru datang. Pede aajalah aku lari dan nyelip lewat pinggiran mobil mobil dan pas aku liat sih ada TanteVo, Ndu, Kak Mada, sama sopir terus dia bawa bass gitu. Kak mada liatin kita terus bilang ntar ketemu didalem ya, dadahh… miris seneng sangat disini disapa dia duluan, tadinya mau minta foto sama Ndu, tapi liat muka dia kayak abis bangun tidur jadi gaenak mintanya lagi juga Ndu itu gasuka difoto pasti ntar bisa nangis atau gak kabur.
    Dipintu masuk kita bingung mau apa eh disuruh isi angket gitu sama orang dari genfm, ya lumayan segerlah bisa ketempat adem dikit. Baru deh registrasi ulang dan kita sebagai undangan karena udah dapet dari twitter. Kan udah dapet tiket aslinya, kita foto dulu nih biar kayak anak jaman sekarang bangetlah #AnakSUWEG. Sedih banget aku disuruh duluan lagi sama yang lain karena disitu satpam serem banget kayak mau UN aja natapnya, baru deh di sobek gitu tiketnya, terus ada lagi pemeriksaan tas gitu katanya gak boleh bawa makanan. Panic sungguh mana satpamnya serem banget takut banget tempat makanku diambil, kan ntar kalo diambil bisa diomelin ya ampe rumah*lumayanmahalitu*. Tapi ternyata boleh kalo tempat makan haha. Serem banget tapi sumpah satpamnya, sungguh baru pertama liat yang kayak gini. Kita masih gatau dimana letak tempat nyanyi nya, tapi aku liat salah satu tunist jalan kedepan, jadi ikutin ajadeh. Sampe ada yang manggil aku itu si Nava, katanya sih kita gak boleh masuk gitu soalnya belum dibuka. Beruntung banget kan udah jalannya jauh tapi belom telat, waktu sih menunjukkan 13.45 wib. Gabut, ngobrol, sekalian lurusin kaki.
    Tiba- tiba udah rame tunist ya kita saling sapa gitu kan kenal cuma disosmed aja, terus diaku masih ada 1tiket yang katanya buat Rafika, dia bbm aku nanyain tiket. Aku bingung kan yam au anter lewat mana, soalnya satpam depan kan serem banget jauh pula dari tempat sekarang aku duduk. Dengan tekad baik aku memberanikan diri sama Chika melewti panas, jauhnya kedepan dan seramnya satpam pemeriksa. Sebelum sampai disatpam, ada tuh mas mas genfm ya gak serem jadi aku tanya aja sama dia, katanya sih boleh keluar asal izin sama satpam. Persiapan mental banget nih buat ketemu stpam lagi wkwk, tapi boleh terus karena masih sepi jadi aku diliatin semua satpam gitu dan suruh lewat pintu samping. Dan agak nyesel sih udah lewatin beberapa rintangan ternyata Rafika udah beli tiketnyaL yaudah balik lagi aja kita distu. Aku bawa tiket kan jadi gak ribet ditanya trus bisa jawab pas ditanya satpam, aku berusaha buat Chika masuk soalnya tiket dia gak dibawa dan pas kita keluar itu gak dapet cap sama sekali. Ya aku setelah ditanya langsung cus lari cepat cepat kan serem yak wkwk.
    Sumpah ini cerita panjang lebar banget, pegel coy ngetiknya tapi seru juga sih kalo ingetnya. Agak skip dikit ya. Jadi pas sampe kita langsung minta balon genfm gitu rame- rame ke mas mas genfm, masing masing pada ambil 2, dan ribet banget bawanya. Setelah dapet balon, Chika sama Putri minta temenin beli minum padahal waktu menunjukkan pulu 14.10 wib. Panik coy panik haha. Tapi ya keliling dulu mayan dah cari udara segar. Kita udah lari- lari tuh dari both makanan, eh pas sampe depan tempatnya ketemu sama mba-mba dari both games yang suruh ngisi data dulu, yaudah kita berlima isi data dulu*ngasalgitu*, makin panic pas lihat yang udah masuk antrian kedalem. Sumpah ini takut banget telat, tapi ternyata setelah kita buru-buru selesaiin angket itu mereka salah antrian, harusnya kesebelah kiri jadi aku deh yang paling depan antriannya*rezekianaksholeh*. Udah gitu pas ngantri agak rame, ribet gitu deh. Mana satpamnya serem, tinggi gede gitu. Aku iseng becandaain aja, nanya soal artisnya atau gimana ini udah ngaret 1 jam. Tapi sayangnya dia gaktau TheOvertunes.
    Singkat cerita langsung masuk ke dalam stage, tempatnya asik, cukup luas apalagi kalo buat tunist huahaha, langsung deh selfie sana sini*padahalbelommulai*, kita masih nunggu dilantai duduk gitu rame- rame sambil teriak TheOvertunes TheOvertunes. Didalem kita Cuma lihat TanteVo sama Ndu, tapi katanya Ndu lagi abis nangis, alhasil gakada yang berani deketin. Eh….eh… pas TheOvertunes keluar semua tunist histeris termasuk aku. Belom nyanyi aja udah buat deg deg ser duluan. Lagu pertama yang dinyanyiin itu Soulmate dan seterusnya sampai lagu terakhir Time Is Running Out. Mereka 8 lagu non stop dan pas bawain lagu westlife yang 90’an tunist kurang tau lagunya termasuk aku, jadi kita Cuma diem dan tepok tepok balon. Sumpah pas acara gini tuh kalo 8 lagu non stop rasanya kurang banget deh, meski nontonnya deket banget sama panggungnya dan kurang puas teriak. Pas semua lagu udah selesai, TheOvertunes disuruh selfie pake tongsis gitu sama hostnya dan arahnya ke tunist, tapi ya percuma Mikha pegang tongsisnya kurang tinggi, mungkin aku gak kebagian fotonya dehL sabar sabar wkwk. Abis selfie mereka langsung balik ke backstage, tunist juga udah pada bubar-bubaran kemana tau deh, masih ada TanteVo sama Ndu, yaudah kita berlima foto aja sama dia, sayangnya si Ndu gasuka diajak foto, dia malah kabur- kaburan sana sini dan kayaknya lagi unmood. Ya lumayan bisa ngobrol bentar deh sama Tante, sekalian aku promosi acara sekolah. Acara sekolahnya itu tgl 29 November nanti di SMAN 106 Jakarta “Festival Merah Putih”.
    Keluar dari stage kita cari cari both lain buat seru- seruan, ya masa iya udah jauh- jauh ke senayan gak ngapa- ngapain. Eh kita nemuin both kayak foto box gratis gitu, yaudah puas- puasin foto disitu, dan bisa dicetak hasilnya= diupload ke instagram. Tak lama berselang, ada Tante Vo diseberang, aku ajak dia foto meski Ndu gamau ikut, dia juga masih unmood tapi Tante bawa 1 foto hasil cetakannya. Lumayanlah bisa seneng meski gak meetup sama TheOvertunes. Dan setelah kita foto gitu, tunist lain pada ikutan foto, jadi bothnya rame banget sama tunist, maklum aja tunist kalo foto gak pernah mau sekali wkwk. Udah sore bangetlah itu sekitar jam setengah 5. Putar puter tapi gatau mau apalagi, Cuma sekedar beli minum terus pembuatan kue raksasa gitu. Pulang deh akhirnya, tapi sebelum pulang masih foto- foto lagi didepan dengan background artis genfair gitu tanpa foto TheOvertunes tapiL dan nemu both fotobox lagi haha, tapi yang ini gakbisa dicetak hanya bisa upload di instagram.
    Sampe depan parkiran, kita liat rame- rame tunist gitu dan ada tunist yang nyamperin aku gitu nanya udah meetup sama TheOvertunes belom, dan aku liat taunya mereka meetup bentar diparkiran setelah mereka jajan. kita berlima gatau karena keasikan foto didalem jadi Cuma nunggu mobiny amuter trus toss-an gitu aja. Pas jalan kepintu depan masih ada mobil mereka dan coba ngejar tapi palah daya kaki tak sampai. Keasikannya gak Cuma didalem aja tapi kita masih harus jalan dari dalem ke jalan raya luar. Dengan wajah kummel tanpa semangat apapun, dan mencoba berlari takkala melihat mobil yang serupa dengan mobil TheOvertunes. Kita naik kopaja tuh, niatnya sih naik sampe Ragunan gitu tapi sama abangnya baru naek bentar kasih ongkos eh katanya gak sampe Ragunan, jadi kita diturunin gitu suruh ganti bus. Udah capek masih disuruh nyebrang lewat jembatan penyebrangannya yang panjang banget udah gitu pesimis banget nunggu busnya, aku udah minta naik taxi ajalah kalo gaada daripada kita gak pulang- pulang. Hft kan udah capek banget. Katanya sih kita suruh naik Mayasari gitu*kopajapatasAC*. Wih akhirnya bus nya datang juga, dan aku ditakutin kalo missal bayar 50k gimana Rin? Kan busnya AC udah gitu kita naik sampe deket rumah. Wah agak pucet nih muka pas dibilang gitu tapi aku jawab aja yaudahlah gak apa daripada gak sampe rumah. Keselnya ini cuma kejailan Putri doang, padahal mah 10k, udah gitu nyaman banget, busnya gak penuh jadi bisa istirahat. Cerita soal keseruan tadi, ya simpang siur sih cerita gitu aja. Kita sampe heboh banget deh pas macet gitu kan udah deket tempat buat turunnya dan kita ada gossip gitu atau ya sekedar pengalaman masing- masing, dan udah seru ternyata Sareta tuh tidur dari tadi gara- gara dia gak ngerti sama apa yang kita omongin. Pas turun ya kita agak sedih juga sih pisah lagi, pulang masing- masing dan sampenya udah malem gitu. Kan jarang banget kita bisa jalan bareng lagi, tugas menghalangi kesenangan kita*kurtilas*.
    Ceritanya pasti gakdanta deh ini.. haha maafkan saya, latepost banget ya. Deadline tugas mulu soalnya jadi baru sempet ngeposting ini. Ya semoga kalian yang baca bisa ngerti apa yang aku tulis ya. Oke see you tunist~~ bye bye!!
    Find me and friends on twitter:
    @ariniangger
    @RosmustikaW
    @kiraanaas
    @IntanM18
    @saretasly

    Rabu, 11 Juni 2014

    Resensi Novel ‘CRUSH’ Karya Veronica Latifiane

    Judul               : Crush
    Pengarang      : Veronica Latifiane
    Penerbit          : PlotPoint Publishing
    Kota Terbit      : Jakarta
    Tahun Terbit   : April 2013
    Tebal              : 321 halaman
    Harga              : Rp. 54.000,00

    Sinopsis: 
    Cinta Penuh Kejutan
    Keyza yang senang akan adrenalinnya mampu mengontrol keadaan saat ujian. Hal ini berubah ketika datangnya seorang adik kelas yang duduk disebelah saat ujian.Gaduh, kacau semua itu tergambar jelas dalam kehidupan Keyza sekarang. Baru dihari pertama ujian sudah dimulai dengan Jovan yang datang terlambat sampai ia harus muntah tanpa sebab disamping meja Kezya.
    “Lo kenapa sih?” ujar Kezya dengan nada gertak.
    Cowok itu hanya diam dan sejenak bangun dari tempat duduknya.
    “Misi, gue mau ke toilet” jawab Jovan. Tanpa memperdulikan tanggapan Kezya, ia berusaha keluar. Mungkin karena keadaanya yang sudah sangat tidak bisa tunda, cairan lengket tersebut keluar dari mulut Jovan tepat disamping meja Keyza.
    Seisi ruangan mulai menjauh karena bau yang sangat pekat tersebut. Lantas Keyza hanya bisa kesal dan marah pada Jovan.

    Sekitar satu jam sebelum ujian dimulai..
    Keyza yang pagi itu diantar oleh Aga ke sekolah datang lebih pagi dari hari biasanya, ia akan ujian dan belum mengetahui ruangan yang akan ia tempatkan nanti. Tertulis di kartu ujian ruang 302, tepat berada dilantai tiga. Tidak sulit menemukan ruang tersebut dikarenakan letaknya yang dekat dengan tangga.
    Tiba diruang tersebut, Keyza melihat bahwa kali ini ia di pasangkan de datangan kelas X.3 yang absen dua puluh pertama. Pupus sudah harapannya untuk duduk bersebelahan dengan Raihan yang kini duduk dikelas XII, karena kelas XII harus mulai duduk sendiri agar terbiasa jika nanti Ujian Nasional.
    Farah tiba- tiba datang dan memhampiri Keyza yang sedang melihat nomor kartu yang ada dimeja juniornya.
    “Jovan Meier...” seru Keyza.
    “Beruntung lo ya, Key. Bisa duduk sama Jovan yang ganteng itu. Berasa keruntuhan duren deh lo.” sindir Farah dengan tawanya.
    “Apa yang disenengin? Kalo kejatuhan duren kan sakit” jawab Keyza.
    “Maksud gue tuh lo beruntung aja bisa duduk sama dia, kan dia artis muda yang bintangin FTV.” ucap Farah.

    “TEEET!!! TEEET!!! TEEET!!!”
    Bunyi bel pulang sekolah..
    Seperti biasanya Keyza pulang bareng sama Aga, tapi hingga beberapa menit ia tunggu tidak muncul juga kakak laki- lakinya itu. Lantas ia menghampiri Aga ke kelasnya, terlihat masih banyak kelas XII yang bersantai  dilorong.
    Sebelum sampai diruang kelas Aga, terdengar suara seseorang yang memanggilnya “Heh, mau kemana lo? Kok belum pulang? Malah ngeceng lagi didaerah kelas XII.” Jelas itu suara yang membuat ia kesal saat jam pertama ujian. Jovan.
    Tidak lama Keyza berbincang menanggapi obrolan Jovan dan ia langsung menuju kekelas Aga dan memberanikan diri untuk mengintip kedalam kelas Aga. Ternyata didalam ada Aga dan Raihan, tidak disangka Aga bisa ngobrol asik dengan Raihan yang Keyza ketahui kakaknya tidak begitu kenal Raihan akrab, ya hanya sebatas teman satu angkatan saja.
    “Haii Key..” sapa Raihan.
    Detak jantung Keyza mulai berdegup kencang kala tahu bahwa seorang yang selama ini ia kagumi ternyata dekat dengan kakaknya dan bisa menyapanya dengan dekat.
    “Hai Kak Raihan” jawab Keyza dengan senyum simpul.
    Tak lama obrolan yang mereka bicarakan, akhirnya Aga dan Keyza pulang kerumah.

    Dua jam setelah itu, mereka sampai dirumah dan melihat papan bertuliskan “For Sale” didepan rumah mereka. Rumah yang Keyza tempati itu terkena sitakan oleh Bank, papa Kezya berniat untuk menjual dalam waktu dekat ini tanpa memikirkan untuk kedepannya.
    Papa Keyza adalah pecinta rokok dan alkohol yang sudah tidak bisa dipisahkan lagi. Selain itu ego yang cukup keras juga membuat ia keukeh akan menjual rumah ini untuk menutupi semua hutang kantor.
    Pikiran mulai kemana- kemana, tanggungan ini sangat berat. Mamanya hanya bercerita bahwa hutang papanya itu sampai tiga puluh juta rupiah. Mama juga tidak bisa berbuat apa- apa selain mengikuti papa yang sudah jelas kepala rumah tangga.
    Rumah ini gak boleh dijual, ini harta kita satu- satunya, kata- kata itu keluar dari mulut Keyza untuk meyakinkan mama. Apalah daya keputusan papa tidak dapat diganggu gugat.

    Ulangan baru menginjak hari ketiga, tapi sudah mulai saja Keyza yang terus emosi pada Jovan. Ia terus saja menjahili Keyza yang ia pikir akan seru, tapi Keyza tidak suka akan hal yang dilakukannya.

    Jovan terus saja membuat Keyza resah dan gaduh dalam ulangan Bahasa Jerman yang diyakini itu adalah pelajarang yang paling Keyza benci. Otomatis hal tersebut diketahui oleh pengawas dan menyuruh mereka keluar dan mebahasnya lebih lanjut diruang BP.

    Baru kenal sebentar, Jovan sudah bisa memberi kepercayaan pada Keyza dan berniat membantunya  karena menurut penglihatannya Keyza itu memiliki masalah yang selalu membuatnya murung.

    Semua cara gagal, hanya satu yang mungkin bisa menyelamatkannya. Jovan. Lagi- lagi cowok jail itu yang bisa membantu Keyza dalam keadaan sulit seperti ini.
    Mereka deal dengan perjanjian yang ditetapkan. Keyza bersedia menjadi asisten Jovan dan bekerja separuh waktu direstoran kakak Jovan didaerah Kemang.

    Hari demi hari ia lewati bersama Jovan dengan menjadi asisten TUAN MUDA tersebut, mulai dari disuruh membersihkan kamar tidurnya yang berantakan kesana kemari, dan membawakan segla barang yang dibutuhkan Jovan dalam kegiatan syuting kali ini.

    Masalah makin memuncak ketika Keyza tahu bahwa sahabatnya sendiri, yaitu Farah bertunangan dengan Raihan. Dan dilain sisi Jovan yang makin membuat dirinya kalang kabut dan emosi yang dikeluatkan Keyza.

    Semua kembbali normal saat Mama bisa meyakinkan Keyza akan semua masalah yang dihadapi dan harus diselesaikannya satu persatu.

    Kini Keyza bisa berbangga hati karena TUAN MUDA yang suka menjahilinya itu bisa menjadi lebih dari teman tapi menjadi pacarnya.

    Kelebihan:
    Novel ini awal dilihat dari covernya yang unik seperti kado berpita dan warnanya yang cewek banget membuat rasa penasaran lebih. Apalagi sedikit kutipan ceritanya. Cerita ini dikemas dengan kata- kata remaja yang tidak membosankan dan buat remaja agak melting pas baca diakhir cerita.
    Kekurangan:
    Sepertinya kekurangannya hanya dibagian akhir yang menurut saya harus agak diperjelas soalnya masih seru.
    Amanat:
    Banyak yang bisa kita ambil dari cerita ini, dari kita teguh akan pendirian, tahan emosi dan ego, rasa percaya diri yang tinggi.

    Terimakasih telah membaca mohon maaf jika ada kekurangan dalam tulisan saya ini.
    Jika kalian ingin menanyakannya bisa ke twitter saya @ariniangger.